IDXChannel - PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) optimistis kinerja perseroan terus meningkat ke depan. Emiten kaki-kaki mobil terbesar di Indonesia itu memproyeksikan pendapatan pada 2025 bisa tumbuh hingga 40 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp58 miliar.
Kinerja tersebut didukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif resilient di tengah guncangan faktor eksternal. Hal ini tercermin dari pertumbuhan pembelian kendaraan khususnya roda empat yang menunjukkan perbaikan signifikan di awal 2026, dengan penjualan wholesales (pabrik ke dealer) 81.159 unit pada Februari 2026, tumbuh 22,1 persen dibandingkan Januari.
Secara tahunan, penjualan Februari 2026 meningkat 12,2 persen dibandingkan Februari 2025. Tren positif ini didorong oleh pameran otomotif dan persiapan menjelang hari raya, dengan target 2026 mencapai 850 ribu.
Bagi KAQI, penjualan mobil berdampak positif terhadap kinerja perusahaan. Di tengah musim mudik Lebaran, terdapat kecenderungan masyarakat yang menginginkan momen mudik dengan lancar, aman dan nyaman, sehingga mendorong permintaan yang kuat untuk melakukan perbaikan kendaraan.
Direktur Utama Jantra Grupo, Imam Sujono mengungkapkan, pertumbuhan unit mobil yang dilayani dan pendapatan secara musiman (seasonal) Lebaran tumbuh sangat baik dari tahun ke tahun. Pada 2023, pendapatan KAQI mencapai Rp50 miliar dengan 20.985 unit mobil dilayani.
Pada 2024, pendapatan KAQI menyentuh Rp57,5 miliar dengan 23.646 untuk jumlah mobil dilayani. Pada 2025-2026, KAQI melakukan efisiensi operasional yang signifikan ditambah unit mobil dilayani mencapai 28.336 unit dan diikuti tren kenaikan pendapatan yang positif.
“Kami merasa bangga dapat melayani para pemudik dengan layanan terbaik yang kami miliki dan dengan cabang yang semakin banyak sehingga momen berlebaran customer kami dengan para keluarga dan handai taulan dapat lebih berarti," kata Imam dalam keterangan resmi, Senin (16/3/2026).
Khusus lebaran 2026, perseroan juga menggencarkan strategi pemasaran lewat undian AMBYAR berhadiah hingga Rp1 miliar, perseroan mengestimasi peningkatan rerata pendapatan harian sekitar 10-20 persen selama periode lebaran kali ini.
Imam optimistis kinerja KAQI 2025 akan positif. Dengan berbagai strategi bisnis yang cukup masif dan tingkat efisiensi yang optimal, perseroan optimistis mengalami lompatan signifikan dengan pencapaian pendapatan tumbuh sekitar 30-40 persen.
“Namun, objectively kita tunggu audited version yang tentu akan disampaikan ke regulator, masyarakat, dan investor dalam waktu dekat,” pungkas Imam.
(Rahmat Fiansyah)