Selanjutnya pada Rabu (7/7/2026), BACH dan EMMI mencatatkan saham perdananya di BEI. BACH meraih dana IPO Rp271,83 miliar dan EMMI Rp245,74 miliar. Kedua saham tersebut bergerak volatil selama tiga hari dengan kenaikan masing-masing 13 persen dan 4 persen.
Pada Kamis (9/7/2026), PRDL atau Proline mencatatkan saham perdananya di BEI setelah meraih dana IPO Rp62,74 miliar. Saham PRDL mencatat dua hari ARA berturut-turut dan mencatat kenaikan tertinggi di antara saham-saham IPO lainnya.
Selanjutnya pada Jumat (12/7/2026), RANS menjadi perusahaan tercatat terakhir pada pekan ini setelah menghimpun dana Rp429,25 miliar. Saat debut, saham perusahaan media milik Raffi Ahmad itu terbang mencapai ARA dengan kenaikan 34 persen ke level Rp228 per saham.
Parade IPO pada pekan ini secara kumulatif menarik dana investor sebesar Rp1,86 triliun. Masuknya perusahaan-perusahaan tersebut memiliki gap yang cukup panjang setelah PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) IPO pada 10 April 2026, menjadikannya perusahaan tercatat pertama pada 2026.
Berikut performa saham IPO baru pada pekan ini:
- PT Prodia Diganostic Line Tbk (PRDL) +81,67 persen
- PT Niramas Utama Tbk (JELI) +66,11 persen
- PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) +34,12 persen
- PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) +14,4 persen
- PT Bach Multi Global Tbk (BACH) +13,12 persen
- PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) +4,26 persen
(Rahmat Fiansyah)