sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kopi Kenangan Raup Laba Rp290 Miliar pada 2025, Bakal IPO?

Market news editor Rahmat Fiansyah
03/02/2026 14:37 WIB
PT Bumi Berkah Boga yang menaungi merek Kopi Kenangan mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun lalu.
PT Bumi Berkah Boga yang menaungi merek Kopi Kenangan mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun lalu. (Foto: Ist)
PT Bumi Berkah Boga yang menaungi merek Kopi Kenangan mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun lalu. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Bumi Berkah Boga yang menaungi merek Kopi Kenangan mencatat kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun lalu. Perusahaan ritel kopi tersebut membukukan laba bersih sebesar USD17 juta atau setara dengan Rp290 miliar pada 2025.

Group CEO and Co-Founder Kopi Kenangan, Edward Tirtanata mengatakan, Kopi Kenangan mencatat penjualan bersih 2025 sebesar USD184 juta, tumbuh 45 persen dibandingkan 2024 yang sebesar USD127 juta.

"Untuk pertama kalinya, kami berhasil mencatat keuntungan dengan laba bersih USD17 juta dan EBITDA yang tumbuh menjadi USD37 juta," katanya dikutip dari LinkedIn, Selasa (3/2/2026).

Penjualan Kopi Kenangan yang melesat sejalan dengan langkah agresif perusahaan melakukan ekspansi. Pada akhir 2025, gerai Kopi Kenangan menyentuh 1.324, naik 36 persen dibandingkan 2024 sebanyak 977 gerai. Kinerja bottom line yang positif juga menunjukkan ekspansi tersebut berjalan dengan baik.

Pada 2026, Kopi Kenangan menargetkan dapat mengelola 1.848 gerai. Sejalan dengan hal itu, penjualan ditargetkan bisa mencapai USD265 juta dengan EBITDA dan laba bersih masing-masing USD69 juta dan USD29 juta.

Ekspansi Kopi Kenangan tidak hanya dilakukan di dalam negeri, melainkan juga negara tetangga. Kopi Kenangan saat ini memiliki gerai yang tersebar di enam negara, termasuk Malaysia, Singapura, dan Australia.

Ambisi Kopi Kenangan dalam ekspansi gerai dan peningkatan kinerja keuangan merupakan bagian dari strategi perusahaan melantai di bursa efek. Kopi Kenagan terus berupaya untuk meningkatkan tata kelola, termasuk menjaga kredibilitas laporan keuangan. 

"Dalam delapan tahun terakhir, kami secara konsisten mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian dari auditor eksternal Big Four," kata Edward.

Kopi Kenangan juga terus memperkuat kesiapan IPO mulai dari uji tuntas, pemeriksaan pajak, dan kepatuhan perizinan. Selain itu, sejalan dengan Peta Jalan IPO, Kopi Kenangan terus mempercepat proses pelaporan keuangan, memperkuat proses bisnis dan pengendalian internal, serta pemanfaatan teknologi dan analitik dalam meningkatkan tata kelola dan pengambilan keputusan.

Berdiri pada 2017, Kopi Kenangan terus mengakselerasi ekspansi ke berbagai wilayah Indonesia. Pada 2020 di tengah pandemi, Kopi Kenangan juga melakukan inovasi. Tak hanya menjual kopi, melainkan merambah ke kategori makanan seperti roti dan soft-baked cookies. Kopi Kenangan memiliki visi menjadi perusahaan F&B terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Kopi Kenangan merupakan startup yang telah berkembang menjadi unicorn di Indonesia. Sejumlah investor di balik Kopi Kenangan di antaranya Alpha JWC Ventures, Horizons Ventures, Sequoia Capital India, dan Tybourne Capital Management.

Kopi Kenangan terakhir kali memperoleh pendanaan Seri C senilai USD96 juta atau Rp1,35 triliun pada Desember 2021. Pendanaan tersebut dipimpin Tybourne Capital Management dan menempatkan status unicorn pada Kopi Kenangan.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement