sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Laba KDTN Melesat 623 Persen pada Kuartal II-2026, Ditopang Kenaikan Okupansi Hotel

Market news editor Rahmat Fiansyah
31/07/2026 05:20 WIB
PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) membukukan kinerja positif pada kuartal II-2026 dengan mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 623 persen.
PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) membukukan kinerja positif pada kuartal II-2026 dengan mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 623 persen. (Foto: Ist)
PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) membukukan kinerja positif pada kuartal II-2026 dengan mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 623 persen. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) membukukan kinerja positif pada kuartal II-2026 dengan mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 623 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh peningkatan tingkat hunian hotel yang mencapai 67,5 persen, sehingga mendorong pendapatan bersih Perseroan tumbuh 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan kinerja tersebut sejalan dengan optimalisasi operasional lima jaringan hotel milik KDTN yang berlokasi di rest area jalan tol. Perseroan juga mampu menjaga efisiensi biaya operasional sehingga pertumbuhan beban tetap berada di bawah laju kenaikan pendapatan.

Selain peningkatan kinerja operasional, KDTN sebelumnya telah menyelesaikan pelunasan utang bank pada kuartal II-2026. Langkah tersebut berhasil mengurangi beban keuangan, memperkuat struktur permodalan, serta meningkatkan fleksibilitas likuiditas Perseroan untuk mendukung ekspansi bisnis.

Direktur Utama PT Puri Sentul Permai Tbk Rudy Susanto mengatakan peningkatan okupansi hotel terjadi seiring perubahan tren pariwisata dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas istirahat yang praktis di jalur tol.

"Pertumbuhan okupansi KDTN melesat karena kerja keras dan kerja cerdas Perseroan dalam menyikapi pergeseran tren pariwisata serta perilaku wisatawan saat ini. Selain itu, pada 2026 seluruh hotel milik Perseroan yang berlokasi di rest area telah beroperasi secara penuh," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (31/7/2026).

Menurut Rudy, meningkatnya kesadaran pengguna jalan tol terhadap kebutuhan tempat istirahat yang representatif turut menjadi faktor pendorong peningkatan kinerja bisnis hospitality Perseroan.

"Dalam kondisi ekonomi yang masih terasa berat, manajemen KDTN berhasil membuktikan bahwa dengan kreativitas, pengelolaan yang profesional, dan transparan, bisnis hospitality tetap memiliki prospek yang menjanjikan," ujarnya.

KDTN optimistis kinerja positif tersebut dapat menjadi fondasi untuk memperkuat pertumbuhan jangka panjang, seiring pengembangan portofolio bisnis hotel berbasis rest area di Indonesia.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement