IDXChannel - Usai mengalami rebound beruntun dalam dua hari perdagangan terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai masih memiliki ruang yang cukup untuk kembali melenggang di zona hijau.
Pendapat tersebut disampaikan oleh Pengamat Pasar Modal, Gema Goeyardi, yang mendasarkan analisisnya pada metode astronacci, di mana dalam kondisi pasar saham domestik saat ini, nampak terjadinya fenomena Mars Trine Saturn, yang juga pernah terjadi pada April 2025 lalu.
"Ada kemiripan pola antara (April) 2025 dan (Oktober) 2026 ini. Pada April 2025, IHSG terkoreksi tajam hingga mendekati level 5.900, dan kemudian membentuk bottom lalu masuk ke fase pemulihan hingga menembus level 7.000-an pada periode berikutnya," ujar Gema, dalam keterangan resminya, Rabu (21/10/2026).
Pola serupa, yang dalam metode Astronacci disebut sebagai fenomena Mars Trine Saturn, diyakini Gema kembali terjadi, yang dimulai sejak 16 Oktober 2026, bertepatan dengan tekanan jual yang sempat membawa IHSG ke area 5.185.
Karenanya, dengan berbekal pendekatan historis tersebut, Gema juga mengamati potensi bottoming IHSG, dengan secara khusus menyoroti area 5.803 sebagai target pemulihan IHSG berikutnya.