sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

LTLS Genjot Bisnis Pengelolaan Air, Bidik Pasar ASEAN untuk Ekspansi

Market news editor Tim IDXChannel
08/09/2026 19:33 WIB
LTLS bertransformasi bisnis hingga fokus menggenjot bisnis pengelolaan air. Perseroan pun optimistis bisa ekspansi ke pasar ASEAN.
LTLS Genjot Bisnis Pengelolaan Air, Bidik Pasar ASEAN untuk Ekspansi. (Foto: iNews Media Group)
LTLS Genjot Bisnis Pengelolaan Air, Bidik Pasar ASEAN untuk Ekspansi. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel — PT Lautan Luas Tbk (LTLS) terus memperkuat posisinya di pasar nasional dan Asia Tenggara (ASEAN). Emiten penyedia bahan baku ini tidak lagi sekadar menjual produk komoditas bahan kimia dasar, melainkan bertransformasi menjadi perusahaan yang masuk sektor-sektor strategis.

Investor Relations Lautan Luas, Yurike menjelaskan, perseroan kini menaungi lebih dari 1.000 varian produk bahan kimia yang melayani lebih dari 2.000 pelanggan industrial. Transformasi bisnis LTLS ditopang oleh 12 fasilitas manufaktur, lebih dari 10 laboratorium formulasi, serta kekuatan logistik yang mencakup 500 armada truk, gudang seluas 280.000 meter persegi, dan Pusat Logistik Berikat.

"LTLS merupakan perusahaan penyedia bahan baku dan solusi terintegrasi, di mana perseroan tidak hanya menjual produk, namun juga terus mengembangkan formulasi untuk menunjang solusi bernilai tambah," ujar Yurike dalam Paparan Publik LTLS 2026.

Meskipun sekitar 90 persen pendapatan perseroan masih bersumber dari pasar domestik, LTLS gencar menangkap peluang bisnis baru di dalam negeri, salah satunya melalui penanganan dan pengolahan air bersih yang sifatnya multi-industri.

Komersial Director Lautan Luas, Suwandi Sukanto, mengungkapkan bahwa potensi pasar pengelolaan air di Indonesia masih sangat terbuka lebar seiring tingginya kebutuhan akan akses air bersih di berbagai sektor.

"Di negara kita sendiri masih kekurangan air bersih dan ini adalah business opportunity yang baik bagi perusahaan kami. Pengolahan air ini cukup multi-industri dan sangat bersinergi dengan cakupan industri-industri yang ada di customer kami secara grup," kata Suwandi.

Pada segmen Business-to-Business (B2B), LTLS tidak lagi sebatas menjual produk bahan kimia secara lepas. Perseroan menerapkan skema operation & maintenance dengan penagihan berbasis volume air yang diolah per meter kubik pada fasilitas mitra strategis seperti Unilever, ISI Astra, hingga Petrokimia Gresik.

Di samping itu, LTLS juga merambah segmen komersial dan konsumen akhir melalui merek air minum Reverse Osmosis (RO) milik perseroan, Pure Eve. Fasilitas air minum ini telah dioperasikan di berbagai lokasi, mulai dari hotel, restoran, perkantoran, rumah sakit, hingga fasilitas umum seperti stasiun kereta api.

Guna menjaga pertumbuhan jangka panjang, LTLS terus mengkaji peluang ekspansi di pasar regional Asia Tenggara, khususnya di Vietnam dan Thailand. Perseroan berfokus memperkuat empat industri utama, yaitu makanan dan minuman, pengolahan air, kimia, serta perawatan rumah dan pribadi.

Reporter: Sheqilla Sukma

Editor: Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement