AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Masih Strong Bullish, IHSG Sedikit Lagi Sentuh All Time High

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Kamis, 21 Oktober 2021 08:52 WIB
Dalam beberapa pekan terakhir, indeks harga saham gabungan (IHSG) terus mencatatkan kenaikan signifikan hijgga sedikit lagi menyentuh titik tertingginya.
Masih Strong Bullish, IHSG Sedikit Lagi Sentuh All Time High. (Foto: MNC Media)
Masih Strong Bullish, IHSG Sedikit Lagi Sentuh All Time High. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Dalam beberapa pekan terakhir, indeks harga saham gabungan (IHSG) terus mencatatkan kenaikan signifikan. Bahkan, indeks sedikit lagi menyentuh titik tertingginya sepanjang masa (all time high) jika mampu menembus level 6.693,466.

Nilai tersebut didapatkan indeks pada era pra-pandemi sekitar 2018 yang lalu.

Melihat penutupan terakhir Selasa (19/10), titik tertinggi yang berhasil diraih IHSG berada di area 6.677,597. Artinya sekitar 20an poin lagi indeks mampu mencatat rekor barunya.

Technical Analyst NH Korindo Sekuritas, Dimas Pratama, meyakini masih ada tren penguatan dalam pergerakan indeks meskipun tekanan koreksi masih membayangi.

Dirinya mencermati pelemahan masih terjadi di area konsolidasi ketika koreksi pada penutupan Selasa (19/10) lalu.

"Secara teknikal IHSG masih di posisi strong bullish, resisten terdekat ada di 6.700, memang koreksi terjadi mengingat ada sentimen dari perlambatan ekonomi China yang masih dikhawatirkan oleh para investor," katanya dalam 2nd Session Closing, Selasa (19/10/2021).

Dimas memandang bahwa menjelang laporan keuangan perusahaan pada kuartal ketiga 2021 dapat memberi angin segar bagi pergerakan indeks untuk melanjutkan penguatannya.

"Harapannya menjelang laporan keuangan di kuartal ketiga ini bisa kembali menggerakkan indeks di mana ada potensi kenaikan kembali," tandasnya.

Seperti diketahui, IHSG ditutup koreksi tipis, melemah -2,770 poin (-0,04%) di level 6.655,999 pada perdagangan Selasa (19/10), dan libur pada Rabu (20/10). (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD