Dampak karhutla dinilai terbatas
CGSI memperkirakan karhutla hanya memberikan dampak terbatas terhadap pendapatan perusahaan consumer staples pada semester II-2026.
Kalimantan, yang menjadi pusat kebakaran saat ini, menyumbang sekitar 8 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal II-2026 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Kontribusi wilayah tersebut terhadap pasar grocery nasional juga sekitar 8 persen per Juni 2026 berdasarkan data NielsenIQ.
Artinya, meskipun dampak terhadap aktivitas ekonomi di Kalimantan perlu diperhatikan, kontribusi wilayah tersebut terhadap pasar consumer staples nasional relatif kecil.
Temuan tersebut juga didukung oleh kunjungan CGSI dan diskusi dengan manajemen PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) pada 24 Agustus 2026.