Penerbitan saham baru tersebut menciptakan dilusi kepemilikan hingga 99,46 persen. Pemegang saham lama seperti PT Monjess Investama, PT Sun International Capital, KPD Simas Equity Fund 2, hingga masyarakat secara gabungan hanya akan memiliki porsi 0,54 persen.
PT Headwell Bintang Energi Hijau diproyeksikan menguasai 64,85 persen saham MKNT, sedangkan PT Mitra Capital Persadan 15,19 persen. Tiga investor individu yang menyetor Rp50 miliar memiliki 4,85 persen saham, sedangkan dua investor yang menyetor Rp25 miliar akan mendapatkan 2,43 persen saham.
Sesuai jadwal, penerbitan dan penyetoran saham baru dilakukan pada 30 Oktober 2026 dengan pencatatan saham baru pada 1 Oktober 2026. Sejalan dengan setoran modal tersebut, modal ditempatkan dan disetor akan naik dari Rp110 miliar menjadi Rp1,13 triliun.
Sejalan dengan langkah tersebut, perseroan juga akan berganti nama menjadi PT Remitra Global International Tbk, bagian dari Remitra Group. Alamat perseroan akan berubah menjadi Pacific Century Place, lantai 12, Jakarta Selatan.
(Rahmat Fiansyah)