Berkurangnya dua konstituen pada MSCI Global Standard Indexes berpotensi menjadi sentimen bagi CPIN dan GOTO, khususnya karena dana yang mengacu pada indeks MSCI perlu menyesuaikan portofolionya setelah perubahan berlaku.
Sementara itu, bertahannya sembilan saham Indonesia di Global Standard membuat saham-saham tersebut tetap menjadi bagian dari kelompok emiten Indonesia yang memiliki eksposur terhadap investor global berbasis indeks.
(DESI ANGRIANI)