AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Naik 74,2 Persen, Prima Cakrawala (PCAR) Cetak Penjualan Rp26,52 Miliar di Awal 2021

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Selasa, 22 Juni 2021 18:02 WIB
PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) membukukan penjualan neto sebesar Rp 26,52 miliar hingga akhir Maret lalu.
MNC Media

IDXChannel - PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) membukukan kinerja positif di kuartal I-2021. PCAR berhasil membukukan penjualan neto sebesar Rp 26,52 miliar hingga akhir Maret lalu. Angka tersebut tumbuh pesat 74,20% dari semula Rp 15,22 miliar di kuartal I-2020.

Mengutip laporan keuangan PCAR, Selasa( 22/6/2021), penjualan neto PCAR di kuartal I-2021 meliputi penjualan ekspor sebesar Rp 25,84 miliar dan penjualan lokal sebesar Rp 685,26 juta. Keduanya tercatat tumbuh signifikan, masing-masing 69,96% dan 2878% dari torehan di kuartal periode yang sama tahun 2020.

Seiring dengan tumbuhnya penjualan neto, hal ini mendorong bertambahnya beban pokok penjualan PCAR di kuartal I-2021. Beban pokok penjualan tercatat naik 57,73% dari sebelumnya Rp 14,15 miliar di periode yang sama tahun lalu, menjadi Rp 22,32 miliar.

Laba bruto PCAR pun berhasil melesat 291,94% menjadi Rp 4,19 miliar hingga akhir Maret 2021. Di periode yang sama tahun sebelumnya, laba bruto PCAR hanya Rp 1,07 miliar. Sementara itu, jumlah beban hanya naik 34,15% dari semula Rp 2,62 miliar di kuartal I-2020 menjadi Rp 3,52 miliar di periode Januari-Maret 2021.

Dengan demikian, emiten berkode saham PCAR sukses membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 533,35 juta. Padahal di periode yang sama tahun sebelumnya PCAR masih menanggung kerugian hingga Rp 1,96 miliar.

Selain itu, di tahun ini PCAR akan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 2,5 miliar dari kas internal untuk menyelesaikan renovasi pembaharuan salah satu pabrik perusahaan yang berada di Indramayu. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mengejar target kinerja tahun ini. 

(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD