AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Omzet Tumbuh 38,7 Persen, PTPP Raih Laba Rp86,96 M di Semester I-2022

MARKET NEWS
Cahya Puteri Abdi Rabbi
Selasa, 16 Agustus 2022 05:34 WIB
PT PP (Persero) mencatatkan laba sebesar Rp86,96 miliar di semester I-2022.
Omzet Tumbuh 38,7 Persen, PTPP Raih Laba Rp86,96 M di Semester I-2022 (Dok.MNC)
Omzet Tumbuh 38,7 Persen, PTPP Raih Laba Rp86,96 M di Semester I-2022 (Dok.MNC)

IDXChannel - Emiten konstruksi, PT PP (Persero) mencatatkan laba sebesar Rp86,96 miliar di semester I-2022. Angka tersebut naik tipis 1,07% dari perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 86,04 miliar.

Sejalan dengan kenaikan laba, pendapatan usaha naik 39,73% menjadi Rp9,02 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 6,45 triliun. Pendapatan jasa konstruksi menyumbang sebesar Rp7,13 triliun. Kemudian, pendapatan properti dan realti tercatat sebesar Rp1,07 triliun.

Dari segmen engineering, procurement - construction (EPC) menyumbang pendapatan sebesar Rp 593,19 miliar, pendapatan energi sebesar Rp 80,75 miliar, segmen persewaan peralatan menyumbang pendapatan sebesar Rp 63,14 miliar, pendapatan keuangan atas konstruksi aset keuangan konsesi sebesar Rp 54,10 miliar, dan pendapatan pracetak sebesar Rp 26,80 miliar.

Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan turut mengalami kenaikan pada semester I 2022 sebesar 37,75% menjadi Rp 7,79 triliun dari sebelumnya Rp 5,65 triliun. Adapun, beban usaha naik menjadi Rp 332,71 miliar dari sebelumnya Rp 313,64 miliar, serta beban keuangan terkerek menjadi Rp 594,45 miliar. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD