sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Panca Budi (PBID) Tetapkan 99 Persen Laba Bersih Jadi Dividen

Market news editor Rahmat Fiansyah
08/05/2026 20:18 WIB
PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) menetapkan dividen tunai untuk para pemegang saham sebesar Rp397,5 miliar.
PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) menetapkan dividen tunai untuk para pemegang saham sebesar Rp397,5 miliar. (Foto: Ist)
PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) menetapkan dividen tunai untuk para pemegang saham sebesar Rp397,5 miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - Produsen kantong plastik, PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) menetapkan dividen tunai untuk para pemegang saham sebesar Rp397,5 miliar. Jumlah tersebut ekuivalen dengan Rp53 per saham.

Penetapan dividen tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan pada Jumat (8/6/2026). Pemegang saham menyetujui 99,2 persen laba bersih tahun lalu sebesar Rp400,6 miliar sebagai dividen.

Selain itu, pemegang saham juga menyepakati Rp3 miliar dari laba sebagai cadangan. Hal ini guna memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas.

"Sisanya ditetapkan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya," kata Direktur Panca Budi, Tan Hendra.

Pemegang saham memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen. Informasi tersebut rencananya diumumkan kemudian sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dalam catatan IDX Channel, dividen yang dibagikan Panca Budi lebih rendah dibandingkan tahun buku 2024 yang sebesar Rp55 per saham.

Sebelumnya, terhitung tahun buku 2020-2023, dividen per saham (DPS) yang dibagikan bahkan selalu di atas Rp100 per saham. Hal ini tidak terlepas dari saldo laba perseroan yang tebal. 

Hingga 31 Desember 2025, saldo laba Panca Budi mencapai Rp1,86 triliun. Dengan asumsi laba FY2025 sebesar Rp400 miliar, maka saldo laba tersebut setara dengan 4,65 kali laba tahunan.

Pada perdagangan sore ini, harga saham PBID berakhir menguat 1 persen ke Rp545. Harga tersebut mengindikasikan dividend yield high single digit sebesar 9,72 persen.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement