Tjoeng menegaskan, bisnis komponen otomotif tetap menjadi fondasi kegiatan usaha PART. Perseroan juga mengembangkan produk untuk menjangkau kebutuhan industri lain dengan memanfaatkan kemampuan di bidang engineering, welding, stamping, dan fabrikasi.
Beberapa produk yang tengah dikembangkan meliputi mesin pengering food tray, mesin panjat kelapa, gas oil water fryer, mesin penabur dolomit, serta mesin digester. Produk-produk tersebut memberikan perseroan peluang untuk menjajaki sektor pertanian dan industri.
Menurut Tjoeng, pengembangan lini bisnis nonotomotif sangat prospektif karena memiliki potensi pasar yang lebih besar dengan margin laba yang lebih baik. Dengan kemampuan yang dimiliki, perseroan akan memproduksi berbagai jenis mesin di luar bisnis nonotomotif mulai dari kegiatan pertanian, pengolahan limbah, hingga kebutuhan peralatan rumah tangga.
Selain menyiapkan rights issue, PART juga akan melakukan pembelian kembali saham alias share buyback hingga 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Dana yang disiapkan mencapai Rp10 miliar dan akan dilakukan hingga 12 bulan ke depan setelah memperoleh restu pemegang saham.
(Rahmat Fiansyah)