Kepemilikan asing atas surat berharga negara (SBN) domestik yang dapat diperdagangkan juga relatif stabil di sekitar 13 persen pada periode akhir Agustus hingga pertengahan Oktober.
Sementara itu, spread obligasi pemerintah berdenominasi dolar AS bertahan di kisaran 110 basis poin pada awal Oktober, mendekati level April.
Direktur tim sovereign Fitch Ratings, George Xu, mengatakan kekhawatiran terbaru dan aksi jual besar-besaran di pasar memperkuat risiko yang sebelumnya telah diidentifikasi lembaga pemeringkat tersebut saat mengubah prospek peringkat Indonesia menjadi negatif pada Maret lalu.
“Dari perspektif peringkat kredit negara, kami tidak memperkirakan pengumuman konsultasi itu sendiri akan menimbulkan dampak langsung yang signifikan terhadap kredit,” ujarnya, dikutip Reuters, Selasa (20/10).
Namun, dia mengingatkan tekanan eksternal dapat meningkatkan biaya pinjaman pemerintah dan mengikis penyangga eksternal Indonesia. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.