Namun, Presiden AS Donald Trump membantah laporan Axios dan CNN International yang mengutip pejabat AS bahwa dirinya bersedia memberikan keringanan sanksi dan mencairkan dana Iran yang dibekukan sebagai imbalan atas langkah konkret Teheran terkait program nuklirnya.
Di sisi lain, Arab Saudi pada Selasa kembali melakukan pemuatan minyak dari pelabuhan Yanbu di Laut Merah setelah mengoperasikan kembali jalur pipa East-West.
Goldman Sachs memperkirakan ekspor minyak negara-negara Teluk telah pulih menjadi 23,3 juta barel per hari dalam sepekan terakhir, sejalan dengan rata-rata 2025.
Angka tersebut meningkat dua kali lipat sepanjang September, menurut catatan Goldman Sachs pada Selasa.
JPMorgan memperkirakan rata-rata ekspor minyak selama 10 hari terakhir mencapai 20,5 juta barel per hari dalam lima hari terakhir, atau sekitar 89 persen dari level 2025.