"Ke depan, perseroan akan meningkatkan tingkat lokalisasi melalui
pemenuhan TKDN, memperluas basis pengguna di sektor hilir, serta memperdalam pengembangan model operasional," tutur manajemen.
Perseroan juga menargetkan perluasan kegiatan produksi dan manufaktur, tidak hanya pada baterai konvensional, tetapi juga ke aplikasi produk baterai dan bank baterai.
Pengembangan tersebut akan diintegrasikan dengan bisnis penyewaan kendaraan operasional listrik, sehingga membentuk solusi ekosistem kendaraan listrik yang lebih komprehensif dari sisi hulu hingga hilir.
Terkait rencana akuisisi PT Aceh Mineral Abadi, LABA mengungkapkan, proses pengajuan Izin Usaha Pertambangan Eksplorasi (IUP-E) belum dapat diselesaikan.
Penundaan ini disebabkan dampak banjir dan bencana alam yang terjadi di Aceh pada akhir tahun, yang menghambat pelaksanaan survei lapangan awal serta analisis sumber daya oleh tim proyek.