“Dalam mengembangkan produk digital, kami perlu menjaga keseimbangan antara kecepatan berinovasi dengan kualitas produk. Bagi kami, inovasi tidak cukup hanya cepat dihadirkan, tetapi juga harus memiliki kualitas yang baik dan relevan dengan kebutuhan pelanggan,” ujarnya.
Menurut Nila, pendekatan tersebut menjadi penting agar setiap inovasi yang dikembangkan tidak sekadar menjadi fitur atau produk baru, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan digunakan oleh pelanggan. “Karena itu, kami selalu memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan memiliki kebutuhan dan use case yang jelas di sisi pelanggan. Tujuannya bukan sekadar menghadirkan inovasi, tetapi menciptakan produk yang benar-benar memberikan nilai dan digunakan oleh pasar,” tuturnya.
Melalui Blibli Tiket PayLater, Blibli mengembangkan layanan pembayaran yang dapat digunakan di berbagai layanan dalam ekosistem Blibli Tiket, baik online maupun offline.
Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah pengalaman yang terintegrasi. Pelanggan cukup melakukan satu kali pendaftaran dan dapat menggunakan limit yang tersedia di berbagai layanan dalam ekosistem.
“Blibli Tiket PayLater dirancang untuk memberikan pengalaman yang seamless di seluruh ekosistem. Dengan satu kali pendaftaran, pelanggan dapat menggunakan limit yang sama untuk berbagai kebutuhan, baik secara online maupun offline,” kata dia.