Di sisi lain, Raharja Energi baru memperoleh persetujuan untuk melakukan aksi private placement. Aksi tersebut ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan sekaligus meningkatkan ekuitas dalam jangka panjang.
"Kita baru saja mendapatkan approval melakukan private placement. Tentu ini tujuannya untuk menambah ekuitas, sehingga selalu dalam jangka panjang ekuitas kita bertumbuh secara sehat," tutur Sumantri.
Ia menegaskan bahwa dividen tetap menjadi salah satu komitmen perseroan kepada investor. Namun, pada saat yang sama, perusahaan juga perlu menjaga pertumbuhan ekuitas dan kapasitas pendanaan untuk ekspansi.
Pada semester I-2026, RATU mencatatkan pendapatan sebesar USD25,65 juta, relatif stabil dengan pertumbuhan 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD25,15 juta. Kinerja tersebut sejalan dengan realisasi lifting minyak dan gas dari Blok Jabung.
Sementara itu, Adjusted EBITDA tumbuh 38 persen secara tahunan menjadi USD21,28 juta, didorong oleh kenaikan harga minyak mentah yang memperkuat margin usaha perseroan.