sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Rupiah Berpeluang Melemah ke Rp17.930–Rp17.990 per USD di Tengah Pengumuman Baru MSCI

Market news editor Rohman Wibowo
16/10/2026 07:30 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diproyeksikan masih berada dalam tren pelemahan akibat gempuran sentimen eksternal dan domestik.
Rupiah Berpeluang Melemah ke Rp17.930–Rp17.990 per USD di Tengah Pengumuman Baru MSCI. Foto: iNews Media Group.
Rupiah Berpeluang Melemah ke Rp17.930–Rp17.990 per USD di Tengah Pengumuman Baru MSCI. Foto: iNews Media Group.

Sementara itu, CPI inti yang mengecualikan komponen makanan dan energi tercatat naik 0,3 persen secara bulanan, melampaui estimasi 0,2 persen sekaligus menyamai kecepatan Agustus. Secara tahunan, inflasi inti bertengger di level 2,6 persen dari posisi sebelumnya 2,4 persen, berada di atas estimasi analis sebesar 2,5 persen. 

Penguatan inflasi inti dipicu oleh naiknya biaya tempat tinggal, sewa setara pemilik, sektor rekreasi, pendidikan, serta lonjakan harga mobil dan truk bekas.

Pelaku pasar global kini menahan transaksi sembari mencermati rilis data lanjutan seperti Indeks Harga Produsen (PPI), Penjualan Ritel, klaim awal tunjangan pengangguran, serta rangkaian pidato para pejabat The Fed guna membaca arah suku bunga acuan.

Di pasar modal domestik, MSCI membuka konsultasi untuk mengubah status pasar Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market, menyusul kekhawatiran investor global terhadap tata kelola dan fungsi pasar saham Indonesia yang dinilai belum menunjukkan perbaikan memadai.

Dalam pengumuman pada Kamis (15/10/2026) waktu setempat, MSCI menyatakan keputusan final mengenai usulan tersebut akan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement