sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Saham Bank Besar hingga Emiten Prajogo Jadi Beban IHSG Sepekan

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
17/05/2026 11:13 WIB
Sederet saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini.
Saham Bank Besar hingga Emiten Prajogo Jadi Beban IHSG Sepekan. (Foto: Freepik)
Saham Bank Besar hingga Emiten Prajogo Jadi Beban IHSG Sepekan. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Sederet saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan ini, di tengah tekanan sentimen rebalancing MSCI Mei 2026 dan pengumuman terbaru FTSE Russell terkait saham Indonesia dengan konsentrasi kepemilikan tinggi.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi penekan terbesar IHSG setelah merosot tajam 9,29 persen dalam sepekan ke Rp4.200 per unit dan memangkas indeks hingga 33,64 poin. Tekanan besar juga datang dari saham-saham Grup Barito milik Prajogo Pangestu.

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) ambles 21,95 persen ke Rp3.200 per unit dan membebani IHSG sebesar 33,20 poin seiring terdampak kabar MSCI. Sementara PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 21,82 persen dengan kontribusi negatif 24,81 poin terhadap indeks.

Selain itu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah 24,11 persen dan mengurangi IHSG sebesar 10,80 poin. Saham Grup Barito lain seperti PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) juga menjadi sorotan pasar setelah isu free float dan konsentrasi kepemilikan mencuat pasca pengumuman MSCI dan FTSE Russell.

Dari Grup Sinarmas, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) terkoreksi 20,99 persen dan menekan IHSG sebesar 24,25 poin.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement