Tekanan eksternal juga masih berasal dari ekspektasi kebijakan The Fed yang relatif hawkish.
Namun, sentimen pasar berpotensi sedikit berubah setelah data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) menunjukkan perlambatan yang lebih tajam.
Nonfarm payrolls (NFP) September 2026 hanya bertambah 29.000, jauh di bawah konsensus 90.000, sementara data Juli dan Agustus juga direvisi turun sehingga total penciptaan lapangan kerja dalam dua bulan tersebut 60.000 lebih rendah dari laporan sebelumnya.
Menurut BRI Danareksa, perlambatan NFP tersebut cenderung positif bagi IHSG karena dapat meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed dan mendukung risk appetite investor terhadap pasar negara berkembang.
Memasuki pekan depan, kata Phintraco Sekuritas, investor akan mencermati sejumlah data ekonomi domestik, mulai dari cadangan devisa pada 7 Oktober, indeks keyakinan konsumen pada 8 Oktober, hingga retail sales dan penjualan otomotif pada 9 Oktober.