Dalam skenario dasar, harga minyak mentah Brent diperkirakan berada di kisaran USD85 per barel pada 2026. Dengan asumsi tersebut, harga jual rata-rata (ASP) Medco diproyeksikan meningkat hingga 26 persen tahun ini.
Kenaikan tersebut antara lain ditopang kontribusi yang lebih besar dari Blok Corridor, yang menjadi salah satu aset utama perseroan dalam menopang produksi.
Sejalan dengan prospek tersebut, Bahana Sekuritas memulai peliputan saham MEDC dengan rekomendasi beli dan menetapkan target harga di level Rp2.200 per unit.
Dari pergerakan pasar terbaru, Kamis (23/4/2026), saham MEDC menguat 3,24 persen ke Rp1.755 per unit.
Kabar terbaru dari perseroan, MEDC kembali menerbitkan surat utang berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) dengan nilai USD200 juta atau setara Rp3,4 triliun (kurs Rp17.000 per USD).