IDXChannel - Saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) jatuh sekitar 8 persen pada perdagangan Jumat (2/10/2026), setelah perseroan mengumumkan pengunduran diri Hashim S. Djojohadikusumo dari posisi Komisaris Utama.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.15 WIB, saham WIFI anjlok 8,05 persen ke level Rp1.485 per saham. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp36,43 miliar.
Tekanan terhadap saham WIFI menambah pelemahan dalam beberapa periode terakhir. Dalam sepekan, saham WIFI telah merosot 13,91 persen, sementara dalam sebulan terakhir turun 30,28 persen.
Sejak awal tahun atau year to date (YtD), saham WIFI telah terkoreksi tajam 54,15 persen.
Penurunan tersebut terjadi setelah WIFI mengumumkan pengunduran diri Hashim dari jabatan Komisaris Utama.
Perseroan menerima surat pengunduran diri Hashim tertanggal 29 September 2026 pada 30 September 2026.
Dalam surat tersebut, Hashim menyampaikan pengunduran dirinya berlaku sejak tanggal surat serta meminta perseroan segera mengambil langkah yang diperlukan, termasuk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Selain Hashim, WIFI juga menerima surat pengunduran diri Direktur Henny Santoso tertanggal 1 Oktober 2026.
Pengunduran diri Henny akan berlaku sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, anggaran dasar perseroan, dan keputusan RUPS.
Kedua permohonan tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Rapat tersebut akan memiliki agenda perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi.
Perseroan menyebut pelaksanaan RUPSLB pada tanggal tersebut masih berada dalam batas waktu 90 hari sejak diterimanya masing-masing surat pengunduran diri, sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 33/POJK.04/2014 dan anggaran dasar perseroan.
Manajemen WIFI memastikan pengunduran diri Hashim dan Henny tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum dan keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
"Kegiatan usaha Perseroan dan entitas anak tetap berjalan sebagaimana biasa," demikian disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi yang ditandatangani Direktur WIFI Shannedy Ong.
Perseroan juga menyatakan fungsi pengurusan dan pengawasan tetap dijalankan oleh anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang masih menjabat.
WIFI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang periklanan sekaligus holding company dengan investasi pada sektor periklanan, produk dan layanan digital, serta jaringan serat optik melalui anak usahanya.
Hasil RUPSLB akan diumumkan kepada publik paling lambat dua hari kerja setelah rapat digelar. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.