IDXChannel - PT Solusi Sinergi Digital Tbk atau SURGE (WIFI) menjalin kerja sama dengan PT KA Properti Manajemen (KAPM) untuk menghadirkan konektivitas digital sebagai bagian dari pengembangan kawasan hunian di Manggarai. Kolaborasi tersebut didasarkan bahwa pembangunan hunian membutuhkan akses digital yang dapat dinikmati oleh penghuni.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Direktur Utama SURGE, Hendrik Tee dan Direktur Komersial KAPM, Endiyanto tentang Kerja Sama Penyediaan Fasilitas dan Layanan Internet untuk Mendukung Program Pembangunan 3 Juta Rumah di Kawasan Manggarai pada 21 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, Ketua Satgas Perumahan sekaligus Komisaris Utama SURGE, Hashim Djojohadikusumo, serta Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Bobby Rasyidin.
Melalui kolaborasi ini, SURGE dan KAPM akan menjajaki, mengeksplorasi, dan mempersiapkan kerja sama penyediaan fasilitas dan layanan internet bagi penghuni dan/atau pengguna kawasan hunian Manggarai. Langkah ini menjadi fondasi awal untuk mengintegrasikan kebutuhan konektivitas digital dengan pengembangan kawasan hunian.
Direktur Utama PT Solusi Sinergi Digital Tbk, Hendrik Tee mengatakan, perusahaan melihat bahwa konektivitas digital merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kawasan hunian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini. Oleh karena itu, kolaborasi dengan KAPM menjadi langkah strategis bagi SURGE untuk mengeksplorasi bagaimana kapabilitas infrastruktur dan jaringan digital dapat diintegrasikan dengan pengembangan kawasan hunian di Manggarai.
“Bagi SURGE, konektivitas bukan sekadar akses internet. Konektivitas membuka akses terhadap informasi, produktivitas, layanan digital, dan peluang ekonomi. Kami ingin mengambil bagian dalam menghadirkan ekosistem digital yang semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus mendukung agenda pembangunan hunian yang lebih terintegrasi," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (28/8/2026).