sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

SMKM Siap Caplok LSO Holdings, Nilai Akuisisi Capai Rp172,25 Miliar

Market news editor Desi Angriani
31/01/2026 15:05 WIB
SMKM siap mengambil alih kepemilikan penuh atas LSO Organization Holdings Pte Ltd, perusahaan yang berdomisili di Singapura.
SMKM Siap Caplok LSO Holdings, Nilai Akuisisi Capai Rp172,25 Miliar (Foto: dok Freepik)
SMKM Siap Caplok LSO Holdings, Nilai Akuisisi Capai Rp172,25 Miliar (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) siap mengambil alih kepemilikan penuh atas LSO Organization Holdings Pte Ltd, perusahaan yang berdomisili di Singapura.

Perseroan telah menandatangani Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) dengan Advanced Systems Automation Limited (ASA) pada 30 Januari 2026. 

Dalam perjanjian tersebut, ASA berkomitmen untuk menjual seluruh saham yang dimilikinya di LSO Holdings kepada SMKM dengan nilai maksimal SGD13 juta atau setara Rp172,25 miliar (kurs Rp13.250 per SGD).
 
Besaran final akan ditentukan berdasarkan laporan penilaian independen atas valuasi LSO Holdings yang akan diterbitkan oleh penilai independen yang ditunjuk perseroan. 

Laporan valuasi tersebut akan menjadi acuan sebelum pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) yang direncanakan berlangsung pada 2027.

Transaksi ini akan efektif setelah seluruh kondisi prasyarat yang disepakati dalam perjanjian terpenuhi oleh kedua belah pihak. Apabila transaksi rampung, SMKM akan menjadi pemilik 100 persen saham LSO Holdings.

"Penyelesaian transaksi tunduk pada pemenuhan sejumlah kondisi prasyarat dengan batas waktu maksimal hingga 30 Juni 2027. Tenggat tersebut dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama," tutur manajemen SMKM dalam keterbukaan informasi, Jumat (30/1/2026).

Manajemen SMKM menjelaskan, akuisisi LSO Holdings sejalan dengan keahlian dan pengalaman bisnis Lim Shrimp Org Pte Ltd selaku pengendali perseroan, khususnya di bidang konstruksi serta pengembangan budidaya perikanan. 

Melalui pengalihan aset baru berupa LSO Holdings dari ASA ke SMKM, perseroan berharap dapat meningkatkan nilai tambah dan kinerja usaha ke depan.

"Setiap perubahan atau pengembangan kegiatan usaha akan tetap dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian serta mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata manajemen.
Sebelumnya, SMKM resmi berganti pengendali setelah Lim Shrimp Org Pte Ltd (LSO), perusahaan asal Singapura yang bergerak di sektor akuakultur, menyelesaikan akuisisi tahap pertama atas saham perseroan.

Langka ini menandai awal transformasi SMKM menjadi perusahaan akuakultur regional dengan cakupan bisnis yang meluas di Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Hingga Jumat (30/1/2026), saham SMKM menguat 6,21 persen ke harga Rp154 setelah turun tajam 9,82 persen pada Rabu, 28 Januari lalu.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement