sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

SOCI Bidik Dana Rp500 Miliar dari Sukuk Ijarah, Didukung Fasilitas Rp3 Triliun

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
22/06/2026 12:35 WIB
SOCI bersiap menghimpun dana hingga Rp500 miliar melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2026.
SOCI Bidik Dana Rp500 Miliar dari Sukuk Ijarah, Didukung Fasilitas Rp3 Triliun (Foto: Ilustrasi)
SOCI Bidik Dana Rp500 Miliar dari Sukuk Ijarah, Didukung Fasilitas Rp3 Triliun (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel – PT Soechi Lines Tbk (SOCI) bersiap menghimpun dana hingga Rp500 miliar melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2026. Penerbitan ini merupakan bagian dari program sukuk berkelanjutan perseroan dengan target penghimpunan dana mencapai Rp3 triliun.

Berdasarkan prospektus ringkas yang dipublikasikan melalui laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/6/2026), Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I akan diterbitkan dalam dua seri, masing-masing dengan tenor tiga tahun dan lima tahun. Nilai emisi tahap pertama ditetapkan sebanyak-banyaknya Rp500 miliar, sedangkan besaran cicilan imbalan ijarah untuk masing-masing seri akan ditentukan menjelang masa penawaran umum.

Perseroan menjadwalkan masa penawaran umum pada 2-3 Juli 2026, dilanjutkan dengan tanggal penjatahan pada 6 Juli 2026. Sukuk akan didistribusikan secara elektronik pada 8 Juli 2026 dan mulai dicatatkan di BEI pada 9 Juli 2026.

Instrumen syariah ini menggunakan akad ijarah dengan aset dasar (underlying asset) berupa hak manfaat atas dua kapal tanker milik entitas anak perseroan, yakni FSO Arjuna Prima dan SC Sapphire.

Berdasarkan dokumen prospektus Perseroan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (22/6/2026), FSO Arjuna Prima memiliki nilai pasar sekitar Rp528,69 miliar dengan nilai sewa tahunan Rp136,51 miliar. Kapal FSO berbendera Indonesia tersebut memiliki kapasitas deadweight tonnage (DWT) 109.325 ton.

Sementara itu, SC Sapphire memiliki nilai pasar sekitar Rp229,78 miliar dengan nilai sewa tahunan sebesar Rp120,99 miliar. Kapal tanker berbendera Marshall Islands tersebut mempunyai kapasitas DWT 45.800 ton dan beroperasi di perairan internasional.

Dalam struktur transaksinya, Soechi Lines akan memperoleh hak manfaat atas aset kapal dari entitas anak, kemudian mengalihkan hak manfaat tersebut kepada pemegang sukuk. Selanjutnya, perseroan bertindak sebagai wakil pemegang sukuk untuk menyewakan aset kepada pengguna akhir melalui perusahaan anak.

Pendapatan sewa yang dihasilkan dari aset tersebut akan menjadi sumber pembayaran cicilan imbalan ijarah serta pelunasan pokok sukuk saat jatuh tempo.

Perseroan juga menegaskan, apabila terjadi penurunan nilai objek ijarah sehingga nilainya berada di bawah sisa imbalan ijarah yang masih terutang, SOCI akan mengganti atau menambah objek ijarah lain yang sesuai prinsip syariah guna menutup kekurangan nilai tersebut.

Untuk memperkuat kualitas kredit instrumen, penerbitan sukuk ini didukung Credit Enhancement Facility (CEF) dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dengan nilai maksimal Rp3 triliun. Fasilitas standby tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dana cadangan pembayaran imbalan maupun pelunasan pokok sukuk sesuai ketentuan dalam perjanjian pembiayaan.

Fasilitas CEF itu memiliki jangka waktu hingga tiga tahun setelah jatuh tempo sukuk terakhir yang diterbitkan dalam program PUB Sukuk Berkelanjutan I Soechi Lines, atau berlaku hingga 2037. Perseroan dapat melakukan penarikan fasilitas secara bertahap sesuai kebutuhan dan menempatkannya sebagai dana cadangan.

Dari sisi kualitas kredit, Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Soechi Lines telah memperoleh peringkat idAAA(sy)(sf) atau Triple A Syariah Structured Finance dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat tersebut berlaku untuk periode 19 Mei 2026 hingga 1 Februari 2027.

Adapun PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) ditunjuk sebagai wali amanat dalam penerbitan sukuk ini. Sementara PT Mandiri Sekuritas, PT BCA Sekuritas, dan PT Sucor Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi.

Melalui penerbitan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I ini, Soechi Lines memperluas alternatif pendanaan berbasis syariah untuk mendukung kebutuhan pembiayaan jangka panjang di bisnis pelayaran, tanker, dan jasa maritim. Dengan dukungan underlying asset bernilai lebih dari Rp758,47 miliar serta fasilitas pendukung hingga Rp3 triliun, perseroan berharap dapat meningkatkan daya tarik instrumen syariahnya di pasar modal domestik.

(Shifa Nurhaliza Putri)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement