Berbeda dari Kemenkeu, Danantara Indonesia telah menyatakan minatnya untuk menguasai saham BEI. Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, memperkirakan porsi kepemilikan saham Danantara dalam skema demutualisasi BEI bakal berkisar antara 5 hingga 10 persen.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan bahwa penataan dan penjajakan terkait calon pemegang saham baru tersebut masih berproses secara internal, sehingga perincian nilai penawaran belum dapat dipublikasikan.
Saat ini, proses demutualisasi BEI telah memasuki tahap penyesuaian Anggaran Dasar setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Penyesuaian Anggaran Dasar tersebut menjadi landasan hukum yang membuka peluang kepemilikan saham BEI bagi pihak non-Anggota Bursa (AB).
(NIA DEVIYANA)