IDXChannel - PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) berencana menambah kegiatan usaha baru di sektor transportasi darat seiring pertumbuhan permintaan angkutan di Kalimantan Timur.
TRJA akan menambah bidang usaha angkutan darat lainnya untuk penumpang, angkutan bus tidak dalam trayek Lainnya, serta angkutan sewa.
Manajemen menjelaskan, pertumbuhan kawasan industri dan pertambangan di Kalimantan Timur memicu peningkatan kebutuhan layanan transportasi karyawan, shuttle bus, hingga angkutan permukiman.
Selain itu, pembangunan IKN juga menciptakan potensi permintaan baru yang belum sepenuhnya dapat diakomodasi melalui cakupan kegiatan usaha perseroan saat ini.
“Dengan penambahan kode KBLI baru, perseroan memiliki kapasitas untuk merespons kebutuhan pasar tersebut secara legal, terstruktur, dan berkelanjutan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (18/5/2026)
Untuk mendukung ekspansi bisnis tersebut, perseroan memperkirakan kebutuhan investasi armada kendaraan baru mencapai Rp108,9 miliar dalam lima tahun.
Investasi ini mencakup pengadaan sekitar 665 unit kendaraan berbagai tipe selama periode proyeksi keuangan. Setelah periode awal ekspansi, kebutuhan belanja modal diperkirakan berada di kisaran Rp15 miliar hingga Rp20 miliar per tahun.
TRJA menyatakan, sumber pendanaan ekspansi akan berasal dari kas dan setara kas perseroan. Meski demikian, rencana ini tidak memerlukan tambahan modal awal karena telah memiliki tenaga kerja berpengalaman serta sumber daya pendukung operasional yang memadai.
Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar bersamaan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 20 Mei 2026.
(DESI ANGRIANI)