Sebagaimana instrumen investasi lainnya, ETF bukan berarti bebas dari risiko. Memahami berbagai potensi risiko yang melekat pada ETF merupakan langkah penting agar setiap keputusan investasi dapat dilakukan secara lebih bijak dan sesuai dengan tujuan keuangan.
MotionTrade telah merangkum 4 tips untuk mengelola risiko investasi ETF, yaitu:
1. Pahami Market Risk
Nilai ETF akan mengikuti naik turunnya pasar. Ketika pasar melemah, nilai ETF juga berpotensi turun. Oleh karena itu, penting untuk memiliki tujuan investasi yang jelas dan tetap berfokus pada strategi dan tidak perlu panik saat pasar sedang berfluktuasi.
2. Perhatikan Likuiditas ETF
Setiap ETF memiliki tingkat likuiditas yang berbeda. ETF dengan volume transaksi yang tinggi umumnya lebih mudah diperjualbelikan dengan harga yang mendekati nilai wajarnya. Untuk pemula, pilihlah ETF yang indeks acuannya sudah mapan, seperti yang berbasis IDX30 atau LQ45.Hindari ETF dengan likuiditas rendah karena bisa sulit dijual saat dibutuhkan.
3. Perhatikan Biaya Investasi
Selain memperhatikan potensi imbal hasil, investor juga perlu memahami biaya yang terkait dengan investasi ETF. ETF diperdagangkan di bursa sehingga setiap transaksi beli maupun jual dikenakan biaya transaksi sesuai ketentuan perusahaan sekuritas. Hindari terlalu sering melakukan transaksi tanpa strategi yang jelas.