sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Beragam: S&P 500 Stagnan Akibat Laju Saham Bank Dibarengi Kekhawatiran Investasi AI

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
16/10/2026 22:15 WIB
Wall Street kembali dibuka beragam pada perdagangan Jumat (16/10/2026) waktu setempat.
Wall Street Beragam: S&P 500 Stagnan Akibat Laju Saham Bank Dibarengi Kekhawatiran Investasi AI. (Foto Istimewa)
Wall Street Beragam: S&P 500 Stagnan Akibat Laju Saham Bank Dibarengi Kekhawatiran Investasi AI. (Foto Istimewa)

Saham Tesla naik tipis setelah perusahaan tersebut memperkenalkan desain ulang Roadster yang dilengkapi dengan pendorong (thruster) bergaya roket, yang dikembangkan melalui kerja sama dengan SpaceX.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq diperkirakan akan mencatat penurunan mingguan, seiring dengan tekanan jual yang dipicu oleh sektor AI, laporan laba perbankan yang bervariasi, serta data inflasi yang memengaruhi sentimen pasar sepanjang minggu ini. Sebaliknya, indeks Dow justru berpotensi mencatat kenaikan mingguan.

Laporan inflasi konsumen dan produsen minggu ini, yang menunjukkan angka lebih tinggi dari perkiraan, mengonfirmasi bahwa tekanan harga kini meluas hingga ke luar sektor produk energi.

Ketua Federal Reserve Kevin Warsh juga mencatat lonjakan belanja turut mendorong inflasi, namun ekonomi AS tetap tangguh dan diuntungkan oleh ledakan investasi yang didorong oleh AI.

Di bursa NYSE, jumlah saham yang naik melampaui jumlah saham yang turun dengan rasio 1,87 banding 1, sementara di Nasdaq, rasio saham yang naik dibandingkan saham yang turun adalah 1,12 banding 1.

Indeks S&P 500 mencatatkan 15 level tertinggi baru dalam 52 minggu terakhir dan tidak ada level terendah baru, sedangkan indeks Nasdaq Composite mencatatkan 40 level tertinggi baru dan 119 level terendah baru.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement