sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Berakhir Mix, Investor Cermati Negosiasi Perdamaian Timur Tengah

Market news editor Dhera Arizona Pratiwi
11/04/2026 06:09 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup beragam pada perdagangan Jumat (10/4/2026).
Wall Street Berakhir Mix, Investor Cermati Negosiasi Perdamaian Timur Tengah. (Foto Istimewa)
Wall Street Berakhir Mix, Investor Cermati Negosiasi Perdamaian Timur Tengah. (Foto Istimewa)

Dari 11 sektor utama di S&P 500, sektor barang konsumsi pokok mengalami penurunan terbesar, sementara saham teknologi memimpin kenaikan.

Saham keuangan berkinerja buruk menjelang pengumuman pendapatan bank-bank besar AS minggu depan, yang menandai dimulainya musim pelaporan kuartal I secara tidak resmi. Analis saat ini memperkirakan pertumbuhan pendapatan agregat tahunan S&P 500 sebesar 13,9 persen, menurut LSEG.

"Semoga musim pendapatan dapat mengalihkan setidaknya sebagian narasi kembali ke fundamental perusahaan, yang sebenarnya merupakan inti dari pasar saham," kata Ahli Strategi Portofolio Senior di Ingalls & Snyder, Tim Ghriskey.

Jumlah saham yang turun melebihi jumlah saham yang naik dengan rasio 1,13 banding 1 di NYSE. Terdapat 165 rekor tertinggi baru dan 83 rekor terendah baru di NYSE.

Di Nasdaq, 1.874 saham naik dan 2.808 saham turun karena jumlah saham yang turun melebihi jumlah saham yang naik dengan rasio 1,5 banding 1.

Indeks S&P 500 mencatat 23 rekor tertinggi baru dalam 52 minggu dan 24 rekor terendah baru, sementara Nasdaq Composite mencatat 110 rekor tertinggi baru dan 144 rekor terendah baru.

Volume perdagangan di bursa AS mencapai 15,83 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 19,18 miliar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement