sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Melemah, Harga Minyak dan Imbal Hasil US Treasury Naik

Market news editor Rahmat Fiansyah
29/09/2026 06:15 WIB
Bursa saham AS ditutup melemah pada perdagangan Senin (28/9/2026), tertekan kenaikan harga minyak mentah dan imbal hasil obligasi pemerintah (US Treasury).
Bursa saham AS ditutup melemah pada perdagangan Senin (28/9/2026), tertekan kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah. (Foto: iNews Media Group)
Bursa saham AS ditutup melemah pada perdagangan Senin (28/9/2026), tertekan kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah. (Foto: iNews Media Group)

Menurut dia, kondisi pasar saat ini lebih banyak dipengaruhi faktor valuasi dibandingkan kinerja laba perusahaan. Investor mulai mempertimbangkan kembali daya tarik aset berpendapatan tetap setelah periode panjang ketika saham menjadi pilihan utama.

Indeks S&P 500 turun 59 poin atau 0,76 persen ke level 7.684,41. Nasdaq Composite melemah 246,62 poin atau 0,91 persen menjadi 26.822,09, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 343,78 poin atau 0,66 persen ke 51.484,84.

Saham Boeing anjlok setelah Administrator Federal Aviation Administration (FAA) Bryan Bedford mengatakan masalah perangkat lunak pada pesawat 737 MAX akan menunda proses sertifikasi varian terbesar, MAX 10. Di sisi lain, penurunan Wall Street tertahan oleh kenaikan saham Nvidia setelah perusahaan mengumumkan otorisasi pembelian kembali saham senilai USD150 miliar, terbesar dalam sejarah perusahaan.

Dari sisi kebijakan moneter, Gubernur The Fed Lisa Cook mengatakan tekanan inflasi diperkirakan masih berlanjut dalam beberapa bulan mendatang akibat permintaan terkait kecerdasan buatan (AI) dan kenaikan harga minyak. 

Sementara itu, pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga setidaknya 25 basis poin pada pertemuan The Fed Oktober mencapai 70,3 persen, naik dari 57,6 persen sepekan sebelumnya dan 17,7 persen sebulan sebelumnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement