sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Menguat, Investor Berharap AS-Iran Kembali Berunding

Market news editor Rahmat Fiansyah
14/04/2026 06:30 WIB
Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin (13/4/2026), didorong optimisme investor soal konflik AS-Iran.
Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin (13/4/2026), didorong optimisme investor soal konflik AS-Iran. (Foto: Reuters)
Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin (13/4/2026), didorong optimisme investor soal konflik AS-Iran. (Foto: Reuters)

IDXChannel - Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin (13/4/2026), didorong optimisme investor terhadap potensi kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran

Dikutip dari Reuters, indeks Dow Jones naik lebih dari 0,6 persen, S&P 500 menguat sekitar 1 persen, dan Nasdaq melonjak hampir 1,25 persen.

Setelah dibuka cenderung datar, pasar saham mulai menguat pada pertengahan sesi usai pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang mengklaim Iran ingin mencapai kesepakatan gencatan senjata, termasuk siap menyerah soal kepemilikan senjata nuklir.

Kepala investasi Hennion & Walsh Asset Management, Kevin Mahn mengatakakn, sinyal menuju perdamaian kembali memicu optimisme investor di pasar global.

“Setiap kali ada pengumuman gencatan senjata atau prospek penyelesaian konflik di Timur Tengah meningkat, harga minyak turun, proyeksi inflasi menurun, imbal hasil turun, dan pasar mulai menguat,” kata Kevin.

Dia menambahkan, selama belum ada penyelesaian final, pasar saham dan obligasi belum akan pulih secara berkelanjutan “Namun investor menilai peluang tercapainya kesepakatan cukup tinggi, jika tidak, maka pasar akan terkoreksi lebih dalam dari saat ini,” ujarnya.

Sejak konflik Iran pecah pada akhir Februari, indeks S&P 500 sempat turun hingga 7,8 persen. Namun hingga penutupan perdagangan Senin, indeks acuan itu berhasil memangkas seluruh kerugian dan ditutup naik sekitar 0,1 persen dibandingkan posisi 27 Februari.

Saham Allogene Therapeutics melonjak 12,5 persen, didorong data sementara terapi kanker darah yang menunjukkan penurunan risiko kekambuhan pasien.

Sementara itu, saham Albemarle, produsen lithium terbesar dunia, naik hampir 7 persen setelah Oppenheimer menaikkan target harga saham perusahaan tersebut.

Di sisi lain, kenaikan harga minyak membebani saham maskapai penerbangan. Saham United Airlines, Delta Air Lines, dan American Airlines melemah.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement