"Bukti profitabilitas menjadikan musim laporan laba kali ini sangat krusial. Dengan harga saham yang mendekati rekor tertinggi dan valuasi yang tinggi, perusahaan tidak bisa hanya sekadar melampaui ekspektasi. Mereka harus memberikan panduan (proyeksi) yang kredibel, menjaga margin keuntungan, serta menunjukkan bahwa investasi di bidang AI benar-benar menghasilkan imbal hasil yang terukur," ujar Lip dari BakerAvenue Wealth Management kepada Investing.com.
Dia mengatakan laba yang kuat dapat mendorong pasar kembali ke rekor tertinggi sepanjang masa, terutama jika pertumbuhan laba tidak hanya terbatas pada segelintir perusahaan teknologi berkapitalisasi pasar sangat besar (mega-cap). Namun, jika belanja modal terus meningkat lebih cepat daripada imbal hasil yang diharapkan, investor mungkin mulai mempertanyakan apakah valuasi saat ini sudah melampaui fundamental yang ada.
"Antusiasme terhadap AI telah membantu membawa pasar ke titik saat ini. Realisasi laba akan menentukan apakah pasar dapat bertahan di level tersebut atau bahkan bergerak lebih tinggi lagi," tambah Lip.
(Febrina Ratna Iskana)