Liu menyampaikan, ekspansi tersebut merupakan implementasi dari roadmap pertumbuhan perseroan dalam memperkuat posisi sebagai pengembang properti nasional.
“Kami melihat kawasan ini memiliki potensi yang sangat besar, didukung oleh pertumbuhan ekonomi, sektor pendidikan, pariwisata, industri kreatif, serta pembangunan infrastruktur yang terus berkembang. WINR ingin menjadi bagian dari transformasi tersebut melalui pengembangan kawasan yang berkualitas, memiliki nilai investasi tinggi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar dia.
Lebih lanjut, Liu menjelaskan, setiap proyek dirancang dengan mengedepankan kualitas pembangunan, inovasi, efisiensi, serta prinsip keberlanjutan. Perseroan tidak hanya berfokus pada pembangunan produk properti, tetapi juga menghadirkan kawasan yang mampu mendorong aktivitas ekonomi, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi investor dan seluruh pemangku kepentingan.
Peluncuran 10 proyek tersebut, WINR menargetkan pencapaian marketing sales sebesar Rp880 miliar. Target tersebut mencerminkan optimisme perseroan terhadap prospek industri properti nasional yang tetap bertumbuh sekaligus besarnya potensi pasar di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.