Bagi kelompok usia 20-an yang baru memulai karier, godaan untuk menempatkan seluruh likuiditas pada aset berfluktuasi tinggi harus dihindari agar tidak terjebak risiko modal tersangkut saat ada kebutuhan mendesak. Pembentukan pos dana darurat pada instrumen likuid dan berisiko rendah menjadi benteng penting sebelum melangkah ke aset pertumbuhan.
"Kebutuhan umur 20 biasanya pengin dapat cuan lebih, bayar paylater sendiri, dan belajar mulai investasi, tapi kalau uang all-in ditaruh di saham sebaiknya jangan karena kalau saham lagi turun dan kita butuh dana, uangnya nyangkut. Makanya penting untuk bagi-bagi investasinya, seperti dana darurat idealnya ditaruh di tabungan atau di reksa dana salah satunya," ujar Gresia.
(Dhera Arizona)