AALI
9975
ABBA
300
ABDA
6550
ABMM
1400
ACES
1270
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3430
ADHI
835
ADMF
7600
ADMG
182
ADRO
2270
AGAR
362
AGII
1400
AGRO
1250
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
69
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
795
AKSI
705
ALDO
1285
ALKA
304
ALMI
0
ALTO
256
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.35
-1.24%
-6.36
IHSG
6662.67
-0.95%
-63.70
LQ45
948.48
-1.18%
-11.28
HSI
24735.70
-0.92%
-229.85
N225
27526.75
0.02%
+4.49
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
846,663 / gram

Bingung Mulainya? Ini Tips Investasi Umur 20 an!

MILENOMIC
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 06 Agustus 2021 14:15 WIB
Investasi umur 20 an menjadi waktu yang krusial untuk memulai. Pasalnya pada umur 20-an penuh godaan untuk terus mengikuti tren gaya hidup.
Ilustrasi main saham
Ilustrasi main saham

IDXChannel – Investasi umur 20 an menjadi waktu yang krusial untuk memulai. Pasalnya pada umur 20-an penuh godaan untuk terus mengikuti tren gaya hidup.

Investasi termasuk hal penting yang patut dipersiapkan setiap orang untuk mengimbangi gaya hidup yang dipilih, termasuk generasi muda. Banyaknya jenis investasi bisa disesuaikan dengan kemampuan dan tujuan yang hendak dicapai.

Masuk kepala dua berarti masuk ke dalam tahap dimana sebagian orang berfokus dalam membangunn karir, menikah, bahkan memulai untuk berkeluarga. Hal ini tentu perlu didukung dengan kondisi keuangan yang baik dan tertata.

Selain itu, memulai investasi bukan ditujukan bagi orang yang memiliki ekonomi berkecukupan saja. Investasi bisa dimulai dari jumlah kecil, mempelajari perkembangan pasar untuk meminimalisasi kerugian, dan menyebar investasi di berbagai bidang. Salah satu jenis investasi yang bisa dicoba adalah reksa dana, saham, dan emas.

Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (6/8/2021), Financial Advisor, Prita Ghozie menyebutkan, jika mempunyai kemampuan keuangan yang lebih besar, maka investasi bisa beranjak ke Surat Berharga Negara atau SBN Retail sampai dengan Properti.

Menurutnya, investasi tidak berbeda dengan kegiatan menanam pohon. Suatu saat investasi bisa bertumbuh menjadi besar dan memberikan keuntungan bagi pemilik investasi.

Prita menambahkan, tips pengelolalan keuangan agar dapat berinvestasi dengan baik adalah menggunakan prinsip 50, 30, 20. Dimana 50% living cost (biaya hidup), 30% saving, dan 20% playing.

"Biaya hidup kebutuhan ini itu cicilan masuk ke (living cost), kalau membengkak sampai 60% nggak apa-apa. Saving harus menyisihkan dana darurat, premi asuransi, menabung dan investasi sebisa mungkin 30 persen. Kalau belum ada tanggungan coba dipaksa 30%, tapi kalau sudah punya tanggungan ya nggak bisa dipungikiri susah mencapai 30%," jelas Prita, dari berbagai sumber, Jumat (6/8/2021). (FIRDA/NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD