AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,835
USD/IDR 14,305
Emas
837,181 / gram

Bukan Hanya Pendanaan, Ini yang Dibutuhkan Entrepreneur untuk Berkembang

MILENOMIC
Iqbal Dwi Purnama
Rabu, 12 Januari 2022 11:27 WIB
Permasalahan para entrepreneur yang ada di Indonesia bukan banya sekedar pendanaan tapi juga akses untuk merajut network dan mencari mentor yang tepat.
Permasalahan para entrepreneur yang ada di Indonesia bukan banya sekedar pendanaan tapi juga akses untuk merajut network. (Foto: MNC Media)
Permasalahan para entrepreneur yang ada di Indonesia bukan banya sekedar pendanaan tapi juga akses untuk merajut network. (Foto: MNC Media)


IDXChannel - Seiring perkembangan teknologi menjadi entrepreneur memiliki potensi yang cukup besar di masa mendatang. Pada 10 sampai 12 tahun sebleumnya entrepreneur di Indonesia angkanya tidak lebih dari 1%.

CEO & CO Founder Kumpul, Faye Wongso mengatakan dibutuhkan suatu ekosistem pendukung agar para entrepreneur di Indonesia bisa berkembang.

"Untuk mereka naik kelas itu kita percaya dengan ekosistem, karena ekosistem dari kewirausahaan itu tentu aspeknya banyak, dari startup skill, security to face, financial support, access juga," ujarnya dalam Power Breakfast IDXChanel, Rabu (12/1/2022).

Sebab Faye Wongso melihat permasalahan para entrepreneur yang ada di Indonesia bukan banya sekedar pendanaan tapi juga akses untuk merajut network dan mencari mentor yang tepat.

"Kalau yang memiliki previllage memang cepat saja dia dapat networknya, untuk itu bagaiamana kita membuat akses ini lebih merata untuk semua anak-anak Indonesia melalui KUMPUL," sambungnya.

KUMPUL sendiri merupakan startup ecosystem builder, memiliki program yang dapat menjangkau seluruh Indonesia, juga memberikan networking, value dan edukasi menjalankan dalam menjadi entrepreneur.

"Kumpul hadir bersama dengan mitra-mitra ekosistem builder di banyak titik di seluruh Indonesia, kami memiliki 100 hubs di 38 kota, kenapa harus bekerja sama dengan hubs ini supaya ada juga input, apasih kebutuhan atau tantangan dari wirausaha di titik tersebut," pungkas Faye. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD