"Kita cool saja, kita tenang, kita bertanggung jawab, kita sudah cukup besar pengerahan TNI, Polisi, Pemda bekerja setengah mati, saudara saksi saudara paling depan Bupati Gubernur," ujarnya.
Prabowo juga menyoroti dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat. Dia menegaskan, masyarakat menjadi pihak yang dirugikan akibat kebakaran hutan dan lahan tersebut.
"Itu anak anak kita, rakyat kita yang rusak kesehatannya," kata Prabowo. Selain itu, Prabowo mengungkapkan adanya indikasi perusahaan asing pemegang konsesi yang berulang kali melakukan pelanggaran. Bahkan, dia menyebut terdapat perusahaan yang diduga telah melanggar hingga 19 kali.
"Kebakaran hutan ternyata ada indikasi banyak perusahaan asing yang ikut harus bertanggung hawab, dikasih konsesi sudah belasan tahun ada yang melanggar tiga kali empat kali, ada yang belasan kali, ada yang 19 kali melanggar, ini menurut saya kalau sduah dua kali melanggar cabut aja," tuturnya.
Prabowo mengaku terkejut dengan informasi tersebut dan meminta agar catatan pelanggaran perusahaan itu diperiksa kembali. Dia menegaskan tidak akan ragu mencabut izin perusahaan yang terbukti melanggar aturan.