Krimly mengatakan para pejabat yang berkunjung juga akan bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, selain Rezaei.
Ia mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya anggota Aliansi Makkah untuk meredakan ketegangan di tengah krisis yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran. Perundingan tersebut juga akan berupaya mempromosikan dialog dan solusi diplomatik sambil mendukung upaya mediasi yang dipimpin oleh Qatar dan Pakistan.
AS dan Israel baru-baru ini mengungkapkan rencana untuk kembali melancarkan serangan besar terhadap Iran, berpotensi meningkatkan tensi konflik sejak dimulainya perang pada Februari.
Iran juga mengancam akan memperluas serangan terhadap fasilitas AS di Timur Tengah jika Washington kembali menyerang negara itu dan terus mengawal kapal-kapal untuk melewati Selat Hormuz tanpa izin Teheran.
Perang antara Iran dan AS-Israel mengguncang sektor energi global, termasuk produsen minyak di kawasan seperti Arab Saudi. (Wahyu Dwi Anggoro)