IDXChannel - Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali saling serang setelah sempat menangguhkan pertempuran selama beberapa hari.
Dilansir dari BBC pada Rabu (29/7/2026), Iran meluncurkan sejumlah rudal balistik terhadap pasukan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah pagi ini.
Menurut Pusat Komando AS (Centcom), seluruh rudal tersebut berhasil dicegat, tanpa mengungkap lokasi serangan.
Di sisi lain, militer AS dan pasukan Arab Saudi menyerang kelompok militan di Irak yang bersekutu dengan Iran. Operasi tersebut merupakan balasan atas serangan drone yang dilancarkan grup itu.
Pada Selasa, Arab Saudi mengatakan militernya telah mencegat dan menghancurkan pesawat tak berawak yang menargetkan fasilitas minyak di wilayah timur negara itu.
AS dan Iran sebelumnya menangguhkan pertempuran sejak akhir pekan lalu, dengan tujuan untuk memberikan kesempatan bagi upaya diplomasi.
Bentrokan ini terjadi sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Iran memohon kepadanya untuk melanjutkan negosiasi. Dia juga membuka peluang tercapainya kesepakatan dengan Teheran.
Isu Selat Hormuz tetap menjadi penghalang utama tercapainya kesepakatan. Iran bersikukuh pihaknya merupakan pengendali tunggal jalur maritim vital tersebut. (Wahyu Dwi Anggoro)