Para sumber mengatakan belum jelas apakah Presiden AS Donald Trump akan menyetujui serangan tersebut, mengingat ia telah berulang kali memveto rencana untuk kembali menyerang Iran secara besar-besaran.
AS-Israel melakukan operasi militer berskala besar terhadap Iran pada akhir Februari, yang memicu perang di seantero Timur Tengah dan gejolak pasar minyak global.
Awal bulan ini, Trump mengatakan bahwa AS tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan paruh waktu karena kedua pihak terlibat dalam diskusi produktif. (Wahyu Dwi Anggoro)