sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

DPR Sebut Kondisi Ekonomi Indonesia Sekarang Berbeda dengan Krisis 98

News editor Felldy Utama
16/05/2026 06:16 WIB
DPR menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini belum dapat disamakan dengan krisis 1998.
DPR Sebut Kondisi Ekonomi Indonesia Sekarang Berbeda dengan Krisis 98 (FOTO:iNews Media Group)
DPR Sebut Kondisi Ekonomi Indonesia Sekarang Berbeda dengan Krisis 98 (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Anggota Komisi XI DPR RI, Marwan Cik Asan memandang pelemahan nilai tukar rupiah hingga menembus kisaran Rp17.500 per dolar AS pada Mei 2026 merupakan sinyal adanya tekanan eksternal dan domestik yang terjadi secara bersamaan.

Hanya saja, dia menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini belum dapat disamakan dengan krisis 1998. Marwan menyebut jika fundamental ekonomi nasional relatif masih lebih kuat.

“Cadangan devisa Indonesia masih berada pada level aman, rasio utang pemerintah terhadap PDB masih terkendali, sistem perbankan relatif sehat, dan rezim nilai tukar mengambang memberikan ruang penyesuaian alami terhadap guncangan global,” kata Marwan dalam keterangannya yang dikutip Jumat (15/5/2026).

Kendati begitu, Marwan mengingatkan bahwa pelemahan rupiah tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. Menurutnya, volatilitas nilai tukar yang terlalu tinggi dapat memicu imported inflation, meningkatkan biaya utang luar negeri, memperburuk persepsi pasar, hingga pada akhirnya menekan daya beli masyarakat dan iklim investasi.

“Karena itu, respons kebijakan harus dilakukan secara terukur, terkoordinasi, dan tidak sekadar berorientasi jangka pendek,” ujarnya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement