sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Gunung Anak Krakatau Siaga, Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Normal

News editor Iqbal Dwi Purnama
06/09/2026 11:22 WIB
Kemenhub memberlakukan pembatasan bagi kapal yang berlayar di sekitar Gunung Anak Krakatau.
Gunung Anak Krakatau Siaga, Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Normal (Foto: iNews Media Group)
Gunung Anak Krakatau Siaga, Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Normal (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, layanan penyeberangan Merak-Bakauheni dan sebaliknya masih berjalan normal di tengah peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda.

"Adapun saat ini layanan penyeberangan pada lintasan Merak-Bakauheni dan sebaliknya masih berjalan normal dengan tetap mengedepankan kewaspadaan dan keselamatan pelayaran," kata Kepala KSOP Kelas I Banten Raden Yogie Nugraha dalam holding statement, Minggu (6/9/2026).

Meski layanan penyeberangan tetap berjalan, Kemenhub memberlakukan pembatasan bagi kapal yang berlayar di sekitar Gunung Anak Krakatau. Kapal dilarang mendekati kawasan dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif selama status Level III (Siaga) masih berlaku.

Kemenhub meminta seluruh kapal yang melintas di Selat Sunda meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi letusan, lontaran material vulkanik, abu vulkanik, hingga gangguan terhadap keselamatan navigasi.

Nakhoda juga diwajibkan memantau informasi terbaru mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta instansi pemerintah terkait.

Dalam perencanaan pelayaran, nakhoda diminta mempertimbangkan kondisi cuaca dan arah sebaran abu vulkanik. Jika ditemukan indikasi bahaya yang berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran, nakhoda diminta segera melakukan tindakan penghindaran dan melaporkannya kepada Vessel Traffic Service (VTS), Stasiun Radio Pantai, syahbandar terdekat, atau instansi terkait.

Kemenhub juga memastikan pengawasan terhadap lalu lintas kapal di Selat Sunda terus dilakukan. KSOP Kelas I Banten bersama KSOP Kelas IV Bakauheni melakukan koordinasi dan pemantauan kondisi pelayaran guna memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran transportasi laut tetap terjaga.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement