IDXChannel - Iran mengancam akan memperluas perang ke Samudra Hindia jika Amerika Serikat (AS) atau Israel.
Hal itu disampaikan penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, Mayor Jenderal Yahya Rahim Safavi.
“Karena konflik telah menyebar dari Teluk Persia dan Selat Hormuz ke Laut Merah, ada kemungkinan bahwa, sebagai respons terhadap perang lebih lanjut, front akan meluas lebih jauh hingga mencapai Samudra Hindia dan mungkin lebih jauh lagi,” kata Safavi dalam sebuah video yang dirilis oleh kantor berita semi-resmi Iran, Fars.
Dalam video tersebut, Safavi juga memuji keberhasilan kelompok Houthi menguasai penuh wilayah Yaman yang berbatasan dengan Laut Merah.
Houthi merupakan sekutu dekat Iran. Kelompok itu saat ini berperang dengan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi.
“Saya harus menyatakan di sini bahwa jika Amerika memulai perang baru, front baru yang berpusat di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb mungkin akan terbuka di depan mata mereka,” kata Safavi, dilansir dari Aljazeera pada Kamis (24/9/2026).
Harapan tercapainya kemajuan diplomasi antara Iran dan AS memudar setelah pertemuan tak langsung antara kedua negara, yang diadakan di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York pekan ini, tidak membuahkan hasil.
Perang antara Iran dan AS-Israel telah berlangsung sejak Februari, dipicu agresi kedua negara terhadap Negeri Mullah itu. (Wahyu Dwi Anggoro)