sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jakarta Naik Peringkat ke-140 Kota Global, Gubernur DKI Minta Warga Jaga Fasilitas Publik

News editor Ari Sandita
22/10/2026 16:23 WIB
Lompatan peringkat ini menjadi simbol kuat transformasi Jakarta sebagai kota global dunia.
Jakarta Naik Peringkat ke-140 Kota Global, Gubernur DKI Minta Warga Jaga Fasilitas Publik
Jakarta Naik Peringkat ke-140 Kota Global, Gubernur DKI Minta Warga Jaga Fasilitas Publik

Daya tarik Jakarta sebagai kota global juga disokong oleh indikator ekonomi dan pembangunan manusia yang solid. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat mencapai 5,52 persen dengan kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 16,32 persen, serta inflasi yang terjaga stabil di kisaran 2,5 persen hingga 2,7 persen.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta menjadi yang tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 85,05 persen. Kondisi ini dinilai menciptakan ruang iklim kerja yang sehat dan membuka peluang lapangan kerja yang luas.

"Jakarta sekarang tumbuh 5,52 persen, memberikan kontribusi kepada PDB 16,32 persen, dan kemudian inflasi di Jakarta termanage dengan baik sekitar 2,5 sampai dengan 2,7 persen. Inilah yang kemudian memberikan ruang kesempatan bagi saudara-saudara sekalian untuk bisa mencari lapangan pekerjaan di Jakarta," terang Pram.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga menegaskan komitmen Jakarta sebagai kota yang inklusif dan terbuka bagi siapa saja, tanpa membatasi latar belakang domisili maupun kondisi fisik.

"Jakarta selalu membuka diri bagi siapa pun yang mencari kerja. Kami tidak pernah membatasi apakah itu KTP Jakarta atau bukan," katanya.

"Jakarta adalah kota yang harus memperlakukan yang sama bagi semuanya, termasuk untuk disabilitas. Karena saya terkesan acara expo tahun lalu, disabilitas yang bisa direkrut yang bekerja di Transjakarta dan mudah-mudahan tahun ini juga akan ada," lanjut Pram.

Menurut Pram, perekrutan tenaga kerja di Jakarta menunjukkan tren positif. Pada gelaran Karir Jakarta Expo pasca baru dibuka saja, sudah tercatat lebih dari 28.000 pendaftar bersaing untuk mengisi 12.000 lowongan pekerjaan yang disediakan oleh lebih dari 100 perusahaan.

Seiring peningkatan penyerapan tenaga kerja, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jakarta saat ini berhasil turun ke angka 5,79 persen. Meski menunjukkan kemajuan, Pramono mendorong Dinas Tenaga Kerja,Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta untuk menekan angka pengangguran lebih jauh hingga menyentuh target 3,5 persen.

"Jakarta bisa menjadi role model bagi daerah-daerah lain. Saya berharap Pak Kepala Dinas bisa segera menurunkan tingkat pengangguran terbuka hingga ke angka 3,5 persen," kata Pramono.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement