sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

KA Jarak Jauh Angkut 129 Ribu Turis Asing di Kuartal I-2026

News editor Ari Sandita
18/04/2026 16:31 WIB
Angka ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.
KA Jarak Jauh Angkut 129 Ribu Turis Asing di Kuartal I-2026 (Foto; iNews Media Group)
KA Jarak Jauh Angkut 129 Ribu Turis Asing di Kuartal I-2026 (Foto; iNews Media Group)

IDXChannel - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 129.105 wisatawan mancanegara menggunakan layanan kereta api jarak jauh pada kuartal I-2026. 

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyebut, angka ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

"Kereta api kini semakin akrab bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan antarkota di Indonesia. Angkanya tumbuh pelan tapi pasti," ujarnya melalui keterangannya, Sabtu (18/4/2026).

Anne mengungkapkan, KA jarak jauh mengangkut 26.225 wisatawan asing pada kuartal I-2022. Setahun kemudian melonjak menjadi 103.722, lalu naik lagi ke 121.329 pada 2024, 128.933 di 2025, hingga akhirnya menyentuh 129.105 pada 2026.

Kenaikan jumlah wisman tersebut seiring dengan proses beli tiket yang semakin praktis, hingga perjalanan yang bisa diprediksi waktunya. 

"Kalau dilihat dari titik keberangkatannya, pergerakan wisatawan ini cukup terkonsentrasi di beberapa stasiun besar," tuturnya.

Adapun 10 stasiun dengan jumlah keberangkatan wisman tertinggi yakni Stasiun Gambir ada sebanyak 20.881 wisman, Yogyakarta ada 17.912 wisman, Bandung ada 11.371 wisman, Pasar Senen ada 7.691 wisman. 

Kemudian Surabaya Gubeng ada 6.481 wisman, Semarang Tawang ada 4.875 wisman, Malang ada 3.516 wisman, Surabaya Pasar Turi ada 3.271 wisman, Cirebon ada 3.138 wisman, dan Solo Balapan ada 2.764 wisman.

Adapun Yogyakarta masih jadi favorit dengan suasana budaya yang kuat, dari Malioboro sampai kawasan candi. Bandung juga punya daya tarik suasana pegunungan dan tempat-tempat kreatif yang terus berkembang.

Lalu, Semarang Tawang membawa suasana kota lama yang khas, sementara Cirebon dan Solo menawarkan pengalaman budaya dan kuliner yang berbeda di setiap sudutnya. 

Bergeser ke Jawa Timur, Surabaya jadi titik penting sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi, termasuk kawasan wisata alam seperti Bromo. Malang menawarkan suasana yang lebih tenang, dengan udara sejuk dan pilihan wisata alam yang cukup beragam.

"Selama perjalanan, wisatawan bisa melihat langsung perubahan lanskap dari satu kota ke kota lain. Itu yang membuat perjalanan terasa lebih berkesan," katanya.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement