IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, kebijakan ganjil-genap hingga pelaksanaan car free day (CFD) harus memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Menurutnya, keputusan yang diambil Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak boleh hanya bersifat seremonial.
Hal itu disampaikan Pramono di tengah evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan ganjil-genap yang telah berjalan selama 10 tahun. Di sisi lain, Pemprov DKI juga tengah mengkaji rencana perluasan pelaksanaan CFD ke hari Sabtu.
"Intinya begini, saya tidak mau kebijakan itu hanya bersifat seremonial dan tidak memberikan dampak yang signifikan bagi perubahan atau bagi masyarakat," kata Pramono kepada wartawan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Pramono mengaku dirinya akan menerima laporan terkait evaluasi kedua kebijakan tersebut dari Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin pada Senin sore. Dia belum dapat memastikan langkah yang akan diambil Pemprov DKI terkait kebijakan ganjil-genap maupun CFD.