sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kemenkes Tidak Ingin Terapi Stem Cell Hanya Dapat Diakses Orang Kaya

News editor Mei Sada
27/08/2026 12:00 WIB
Sebelum masuk dan diterapkan ke pelayanan kesehatan, terapi sel harus terlebih dahulu terbukti aman dan memiliki efektivitas berdasarkan penelitian ilmiah.
Kemenkes Tidak Ingin Terapi Stem Cell Hanya Dapat Diakses Orang Kaya. (Foto: MNC Media)
Kemenkes Tidak Ingin Terapi Stem Cell Hanya Dapat Diakses Orang Kaya. (Foto: MNC Media)

Lucia berharap agar kemajuan terapi stem cell tidak hanya bisa dirasakan bagi kelompok tertentu yang bisa menjangkaunya seperti yang memiliki kemampuan ekonomi tinggi. Ia ingin terapi ini bisa dijangkau oleh masyarakat banyak.

“Kedua juga kita harus memperhatikan affordability, ya, atau kemampuan masyarakat kita untuk menjangkau terapi ini. Jangan sampai nanti terapi stem cell ini hanya untuk masyarakat kelas atas saja yang tidak bisa dijangkau untuk masyarakat banyak,” katanya.

Karena itu, menurut Lucia, pengembangan teknologi yang lebih terjangkau adalah hal yang penting. Tujuannya, agar terapi sel nantinya bisa memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

Selain persoalan biaya, Kemenkes juga mendorong agar penelitian terapi sel diarahkan pada penyakit yang menjadi beban kesehatan tinggi di Indonesia. Apalagi penyakit yang hingga kini masih memiliki kebutuhan medis yang belum terpenuhi.

Beberapa penyakit yang dimaksud di antaranya kanker, penyakit jantung, stroke hingga masalah uro-nefrologi.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement